Cara Sales Leader Rekrut Tim Sales yang Cocok



Cara Sales Leader Rekrut Tim Sales yang Cocok



Tim penjualan tidak seperti yang diharapkan?


Bagaimana cara melihat tim penjualan yang gak gampang baper dan kuat dalam berjualan ya?


Menurut Philip Kotler, sales adalah proses yang mana individu dan kelompok akan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan, menciptakan, menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.


Dapat disimpulkan bahwa sales adalah orang atau tim yang berperan dalam penjualan mampu untuk mempersuasif orang lain sehingga mendapatkan apa yang mereka butuhkan atau inginkan. Mampu menciptakan suasana yang bersosial dan menukarkan produk yang memiliki nilai. Jadi bagaimana mendapatkan sales yang memiliki value yang seperti ini?


Ketika hendak melakukan merekrut tim penjualan, ada baiknya kita mengetahui kriteria yang cocok untuk ditempat di posisi penjualan. Menurut Coach Antonius Arif dalam video Youtubenya mengatakan bahawa hal yang dilihat adalah profilenya. Tentukan kriteria orang seperti apa yang ingin di offering untuk ditempat sebagai posisi sales diperusahaan anda.


Menurutnya, kriteria yang cocok menjadi sales antara lain adalah sebagai berikut :


1. High Energy

Tipe orang seperti ini ketika interview cenderung aktif atau tidak bisa diam. Artinya dia memiliki kriteria aktif, suka berbicara, pro aktif dan tidak mudah pantang semangat. Sangat cocok dengan kriteria sales.


2. Memiliki Impian

Orang yang memiliki impian mempunyai sesuatu yang ingin dikejar untuk dicapai. Tinggal bagaimana mencocokkan atau menyelaraskan impiannya yang akan menjadi targetnya dengan target perusahaan.


3. Cepat Akrab dengan Orang Lain

Kriteria seperti ini sangat potensial sebagai sales karena ada pada dirinya yang menarik bagi orang lain, cepat bergaul dan beradaptasi, dan bisa membangun hubungan. Kebanyakan sales gagal karena susah dekat sama orang lain.


4. Mata Duitan

Orang yang mata duitan memiliki value untuk mendapatkan target. Selama hasilnya halal, apapun pekerjannya tapi pendapatannya besar dia sudah pasti berani dan bersungguh-sungguh untuk mengerjakannya.


Selain 4 hal diatas, sudah tentu seorang sales harus memiliki attitude yang baik karena proses penjualan bukanlah bagaimana anda menjual sebuah produk atau jasa, tapi bagaimana seorang sales mampu menjual value dirinya kepada customer.

Selengkapnya bisa anda saksikan di https://www.youtube.com/watch?v=nrRm-hTvbTM

 

Salam Performance

==========

Mari Ungkap rahasia jati diri yang tersembunyi di setiap goresan dan lengkungan tinta di Video Course

Bundle : Hidden Ink for Interview

Link : https://pastiprestasi.com/paket/hidden-ink-for-interview-2

 

Objektif Materi dan Trainernya. Perkenalkan!!

 

1. Coach Antonius Arif

Sales Performance Coach

Video e-Course : Grafologi Untuk Rekrutmen

Link : https://pastiprestasi.com/course/grafologi-untuk-rekrutmen-level-dasar-2

Objektif :

Dapat memahami lebih dalam tentang kepribadian calon karyawan sehingga nantinya membantu mengelola dan mengembangkan tim secara lebih efektif. Mengidentifikasi akar masalah konflik dan mengambil tindakan yang sesuai untuk menyelesaikannya. Dapat membantu dalam merencanakan program pengembangan kepemimpinan yang lebih efektif dan sesuai dengan karakteristik kepribadian masing-masing individu.


Perubahan dalam gaya tulisan tangan dapat mengindikasikan perubahan emosional atau mental, yang dapat menjadi pertanda bahwa karyawan memerlukan dukungan lebih lanjut. Memahami tipe komunikasi yang efektif dengan berbagai jenis kepribadian berdasarkan grafologi dapat membantu HR dalam merancang strategi komunikasi yang lebih efektif di dalam organisasi.


Video e-Course : Interview Strategy Mendapatkan Sales Superstar

Link : https://pastiprestasi.com/course/interview-strategy-mendapatkan-sales-superstar

Objektif :

Mampu mengembangkan pemahaman mendalam tentang kriteria kinerja unggul, merancang pertanyaan yang efektif untuk mengungkapkan keterampilan dan kepribadian calon karyawan dalam penjualan, mengevaluasi kemampuan berbicara, kepemimpinan, dan solusi masalah, serta mengidentifikasi motivasi, empati, dan kemampuan kolaborasi calon karyawan untuk memastikan seleksi individu yang optimal sesuai dengan kebutuhan dan nilai-nilai perusahaan.

==========

Bagikan